Kalau aku bisa merdeka dalam arti sesungguhnya
Kalau aku boleh menjadi egois, kali ini saja
Kalau aku boleh mengungkapkan yang sebenarnya kuinginkan
Aku mau kau,
jadi milikku.
Tapi sayang manusia punya terlalu banyak batasan.
Thursday, 12 July 2007
Ekspektasi Tingkat Tinggi
Kamu melompat di tanah
kurang tinggi
Kamu melompat lebih tinggi di tanah
kurang jauh
Kamu melompat lebih tinggi dan jauh di tanah
masih kurang jauh
Kamu melompat lebih tinggi dan lebih jauh di atas tanah
kurang ekstrem
Kamu melompat lebih tinggi dan lebih jauh di atas jurang
... lalu kamu mati.
(Unbelievable.. the things one would do for love.)
kurang tinggi
Kamu melompat lebih tinggi di tanah
kurang jauh
Kamu melompat lebih tinggi dan jauh di tanah
masih kurang jauh
Kamu melompat lebih tinggi dan lebih jauh di atas tanah
kurang ekstrem
Kamu melompat lebih tinggi dan lebih jauh di atas jurang
... lalu kamu mati.
(Unbelievable.. the things one would do for love.)
Monday, 11 June 2007
Absurditas Murni
Ini aku
Bersimpuh di depanmu
Kengerian akan menjadi yang bukan
Menampar asli yang sebenarnya rapuh
Darimana semua itu datang?
Percaya bahwa aku lebih besar dari seharusnya
Di saat aku masih bisa berdiri
Ku tak mau mengangkat kepala
Hanya untuk disesali ketika aku sudah jatuh.
Maaf untuk segala
Segala yang benar dan segala yang salah
Karena aku tahu,
bahwa pada akhirnya nanti..
ku pun kan hilang arti.
Bersimpuh di depanmu
Kengerian akan menjadi yang bukan
Menampar asli yang sebenarnya rapuh
Darimana semua itu datang?
Percaya bahwa aku lebih besar dari seharusnya
Di saat aku masih bisa berdiri
Ku tak mau mengangkat kepala
Hanya untuk disesali ketika aku sudah jatuh.
Maaf untuk segala
Segala yang benar dan segala yang salah
Karena aku tahu,
bahwa pada akhirnya nanti..
ku pun kan hilang arti.
Sunday, 8 April 2007
Cerita Suatu Pagi
Kita tertawa. Tanpa henti.
Lalu ingin menangis karena lelah, tapi tak bisa berhenti.
Sudah lewat saatnya tidur. Tapi tak bisa tidur.
"Ingin menangis bersama rasanya, sampai lupa rasanya tidur" katanya.
Aku mengangguk.
Tapi lalu kita tertawa.
Tak berhenti sampai kelelahan sendiri.
Haha, aku sudah bisa terlelap.
Kimia jahanam perusak sistem segala,
terbakarlah kau di neraka.
Ya, ya. Memang manusia itu cepat lupa.
Beri aku dua hari dan semua terulang kembali.
(Bbk: Ku kan merindukan saat-saat ini.)
Lalu ingin menangis karena lelah, tapi tak bisa berhenti.
Sudah lewat saatnya tidur. Tapi tak bisa tidur.
"Ingin menangis bersama rasanya, sampai lupa rasanya tidur" katanya.
Aku mengangguk.
Tapi lalu kita tertawa.
Tak berhenti sampai kelelahan sendiri.
Haha, aku sudah bisa terlelap.
Kimia jahanam perusak sistem segala,
terbakarlah kau di neraka.
Ya, ya. Memang manusia itu cepat lupa.
Beri aku dua hari dan semua terulang kembali.
(Bbk: Ku kan merindukan saat-saat ini.)
Tuesday, 6 March 2007
Untuk Kesekian Kali
Setelah menelan ludah dan mengusap peluh, sehabis menenangkan hati dan mencoba untuk beranjak pergi, mencoba mengingat-ingat rasa itu, sakit itu, tawa itu, semua yang memberikanku alasan untuk bertahan, sekaligus semua yang menggodaku untuk kembali.. ku terhenti.
Coba resapi rasa penuh di kepala, di hati. Mencoba bertanya apa kali ini adalah sebuah jawaban? Atau hanya sekali lagi dongeng masa kecil di awal, dan selanjutnya tantangan untuk hati yang melemah ini? Aku lelah bermain. Bosan mengira-ngira. Aku ingin melompat dan berlari, untuk terakhir kali.. tanpa berhenti. Aku menghela nafas.
Perlahan semua yang tadinya samar terkenang, mulai menyata, mewarna, mengental. Dan sebelum sempat ku sadari, mereka sudah disini. Betapa aku takut. Takut melayang tinggi hanya untuk jatuh lagi. Takut mengaduh dan meluka. Takut kehilangan. Takut menangis. Takut akan rasa itu, yang menekan dada sampai sesak rasanya.
Aku takut cinta.
...
Ironis. Karena cinta pun sudah lama kembali.
Coba resapi rasa penuh di kepala, di hati. Mencoba bertanya apa kali ini adalah sebuah jawaban? Atau hanya sekali lagi dongeng masa kecil di awal, dan selanjutnya tantangan untuk hati yang melemah ini? Aku lelah bermain. Bosan mengira-ngira. Aku ingin melompat dan berlari, untuk terakhir kali.. tanpa berhenti. Aku menghela nafas.
Perlahan semua yang tadinya samar terkenang, mulai menyata, mewarna, mengental. Dan sebelum sempat ku sadari, mereka sudah disini. Betapa aku takut. Takut melayang tinggi hanya untuk jatuh lagi. Takut mengaduh dan meluka. Takut kehilangan. Takut menangis. Takut akan rasa itu, yang menekan dada sampai sesak rasanya.
Aku takut cinta.
...
Ironis. Karena cinta pun sudah lama kembali.
Gundah
Pekat
Malam mulai menggeliat
Tak ada sedikitpun cahaya
Dari jauh di atas sana
Dan di bawah sini
Waktu terdiam dalam perasaan tak menentu.
Malam mulai menggeliat
Tak ada sedikitpun cahaya
Dari jauh di atas sana
Dan di bawah sini
Waktu terdiam dalam perasaan tak menentu.
Tuesday, 9 January 2007
Evolusi
Aku dan kamu pun
Hanya bagian dari evolusi
Perputaran yang melambat sebentar,
singgah sekejap
Untuk bergasing kembali ditelan pusaran waktu.
Hanya bagian dari evolusi
Perputaran yang melambat sebentar,
singgah sekejap
Untuk bergasing kembali ditelan pusaran waktu.
Saturday, 9 December 2006
Delusi
Selain euphoria yang saking berlebihannya sampe bisa dikategoriin ngga normal, penyakit orang jatuh cinta itu: delusional. Ngeliat hal-hal yang sebenernya ngga ada, ngerasa hal-hal tanpa ada alasan jelas, yang ujung-ujungnya bikin lo berharap sesuatu yang dari awal lo tau ngga seharusnya lo harepin. Cape, semua berasa begitu 'aja. Keluar masuk permainan yang sama, skripnya ngga berubah, cuma beda lawan main 'aja.
Hhh, kapan ya cinta itu ngga ribet? Nyerah 'aja d gue. Ngga berasa pengen jadi heroin trus mati konyol di perang batin gokil ini. Atau mungkin gue terlalu males usaha 'aja.
Yeah, well..
Yeah, well..
Friday, 8 December 2006
Siluet Senja
Cahaya keemasan jatuh mengikis warna
Memisahkan kau yang nyata, dan dunia di sana
Aku menderu, terpana
Melihat imaji sempurna
Karena kau tak berpaling
Bayangan rapuh yang mudah hancur
Membeku dalam dimensi waktu
(Library - Bournemouth Uni)
Memisahkan kau yang nyata, dan dunia di sana
Aku menderu, terpana
Melihat imaji sempurna
Karena kau tak berpaling
Bayangan rapuh yang mudah hancur
Membeku dalam dimensi waktu
(Library - Bournemouth Uni)
Molekul Cinta
Cinta itu terasa benar, pekat
Berkonsentrasi tinggi
Dengan susunan molekul rapat
Tinggalkan jejak tiap pagi
Mengendap, menghisap pijak
Menahan ketika kau coba untuk beranjak.
(Re-write. Tepat 120 hari.)
Berkonsentrasi tinggi
Dengan susunan molekul rapat
Tinggalkan jejak tiap pagi
Mengendap, menghisap pijak
Menahan ketika kau coba untuk beranjak.
(Re-write. Tepat 120 hari.)
Subscribe to:
Posts (Atom)